Menerapkan Fungsi alat kerja Fiber optic-Tekwan
Neng sri hartati
Kls:Tkj 2
Guru:Pak Rudi
Tekwan
Menerapkan Fungsi alat kerja Fiber optic
1. Fusion splicer
Fusion splicer atau sering dikenal sebagai alat untuk menyambungkan serat optik ini merupakan salah satu alat yang digunakan untuk menyambungkan sebuah core serat optik, dimana serat tersebut terbuat / berbasis kaca, dan mengimplementasikan suatu daya listrik yang telah dirubah menjadi sebuah media sinar berbentuk laser.
2. Stripper atau Miller
Alat ini berfungsi sebagai media untuk memotong dan mengupas kulit dan daging kabel.
3. Cleaver
Cleaver Tools ini mempunyai fungsi untuk memotong core yang kulit kabel optic-nya sudah dikupas, perlu kalian ketahui juga bahwa pemotongan core ini wajib menggunakan alat khusus ini, karena pada serat kacanya akan terpotong dengan rapih.
4. Optical Power Meter (OPM)
memiliki fungsi untuk mengetahui seberapa kuat daya dari signal cahaya yang sudah masuk, OPM ini juga mempunyai interface FC yang langsung berhubungan dengan pathcore FC.
5. Optical Time Domain Reflectometer (OTDR)
Berfungsi untuk mendeteksi komunitas atau himpunan suatu kabel serat optik dalam jarak tempuh tertentu.
6. Light Source
Berfungsi untuk memberikan suatu signal untuk jalur yang akan dilaluinya.
7. Optical Fiber Identifier
Berfungsi untuk mengetahui arah signal dengan penujuk arah dan besar daya yang dilalui nya.
8. Visual Fault Locator
Berfungsi untuk melakukan pengetesan pada core fiber optic.
9. Bit Error Rate Test
Berfungsi sebagai pengecek koneksi jaringan TDM (Time Divisio Multipleksi)
10. Fiber Optic Adapter
Digunakan untuk melakukan penyambungan/menghubungkan kabel fiber optik satu dengan yang lain. jika penyambungan dilakukan terhadap kabel fiber optik yang memiliki konektor berbeda maka fiber optik adapter disebut fiber optik adapter hibrid atau Special Adapter.
11. Splitter Optic
Splitter merupakan komponen yang bersifat pasif dan dapat memisahkan daya optik dari satu input serat ke dua atau beberapa output serat, sehingga sifatnya idle dan cara kerjanya membagi daya optic sama rata
12. Fiber Node
Berfungsi untuk mengubah sinyal optik yang berasal dari distribution hub menjadi sinyal elektrik untuk diteruskan ke rumah rumah pelanggan melalui kabel koaksial dan sebaliknya.
13. Pigtail Fiber Optic
Berfungsi menghubungkan modem dengan antena external modem. Bisa juga untuk menghubungkan OTB dengan serat optic yang hanya mempunyai 1 konektor di salah satu ujungnya.
14. Optical Termination Box (OTB)
Berfungsi sebagai pendistribusian fiber seperti FDF yang menampung maksimum 72 core. Optical Terminal Box juga digunakan untuk menghubungkan kabel serat optik indoor maupun outdoor dan patchcord. OTB dapat dipasang di dinding maupun tiang.
15. Joint Closure Optic
Berfungsi sebagai pelindung terminasi/sambungan untuk fiber optic berbentuk box














Komentar
Posting Komentar